Dari Kalbu
Dari kalbu, untuk dirimu yang sedang rindu.
Dirimu yang layaknya lukisan, terukir indah dalam pikiranku.
Kau yang rindu terhadap seseorang yang berpuluh kilo jarak diantaramu dan nya, kau yang setia mengharap pertemuan, ruang waktu yang hanya kau berikan untuknya, disana.
Dan aku yang hanya dapat merasa tanpa banyak berkata-kata, patah hati memang mudah ketika menemukan celah dimana kau merindu orang diluar sana.
Kau datang namun dengan perasaan yang sama ketika kau masih berada di dekatnya, orang yang kau cintapun begitu rupanya. masih tetap sama, dan sulit bagiku menemukan celah agar dapat merasakan halnya dia ku rasa.
Dari kalbu, ku sampaikan untukmu, mentariku.
Tuhan mempertemukan aku dan kau tanpa persetujuan, tanpa satu tandapun, dan kau tau, perasaan yang tak pernah ku dapati datang. dan ku simpan dalam, menghadirkan semua hal bodoh bersamanya. perasaan yang orang sebut cinta, namun aku tak percaya ia datang untukku, rasa yang katanya tak pernah mati itu.
Dirimu yang layaknya lukisan, terukir indah dalam pikiranku.
Kau yang rindu terhadap seseorang yang berpuluh kilo jarak diantaramu dan nya, kau yang setia mengharap pertemuan, ruang waktu yang hanya kau berikan untuknya, disana.
Dan aku yang hanya dapat merasa tanpa banyak berkata-kata, patah hati memang mudah ketika menemukan celah dimana kau merindu orang diluar sana.
Kau datang namun dengan perasaan yang sama ketika kau masih berada di dekatnya, orang yang kau cintapun begitu rupanya. masih tetap sama, dan sulit bagiku menemukan celah agar dapat merasakan halnya dia ku rasa.
Dari kalbu, ku sampaikan untukmu, mentariku.
Tuhan mempertemukan aku dan kau tanpa persetujuan, tanpa satu tandapun, dan kau tau, perasaan yang tak pernah ku dapati datang. dan ku simpan dalam, menghadirkan semua hal bodoh bersamanya. perasaan yang orang sebut cinta, namun aku tak percaya ia datang untukku, rasa yang katanya tak pernah mati itu.
Komentar
Posting Komentar